AbsensiKu | absensipro.com
Panduan menggunakan sistem notifikasi dan pengumuman: menerima notifikasi, membaca pengumuman, dan (untuk admin) membuat pengumuman.
| Jenis | Penerima | Contoh |
|---|---|---|
| Absensi | Pegawai | Check-in berhasil, terlambat |
| Pengajuan | Pegawai + Admin | Pengajuan disetujui/ditolak, pengajuan baru masuk |
| Sistem | Semua | Maintenance, update fitur |
| Billing | Admin | Invoice baru, jatuh tempo, pembayaran terverifikasi |
| Keamanan | Admin | Login dari perangkat baru, percobaan fake GPS |
| Field | Keterangan |
|---|---|
| Judul | Ringkas & jelas |
| Isi | Detail pengumuman |
| Target | Semua Pegawai / OPD Tertentu / Unit Kerja / Individu |
| Lampiran | Opsional (PDF, gambar) |
| Prioritas | Normal / Penting |
Selain pengumuman, admin bisa kirim notifikasi ke pegawai tertentu:
Notifikasi dikirim melalui:
| Kanal | Default | Bisa Dimatikan? |
|---|---|---|
| In-app | ✅ Aktif | Tidak |
| ✅ Aktif | Ya, di Pengaturan | |
| Tergantung pengaturan | Ya, di Pengaturan |
Q: Kenapa saya tidak menerima notifikasi email?
Cek pengaturan notifikasi di Profil. Pastikan email benar & tidak masuk spam.
Q: Bisakah mematikan notifikasi tertentu?
Admin bisa mengatur dari Pengaturan > Notifikasi.
Q: Berapa lama notifikasi tersimpan?
Notifikasi in-app tersimpan 30 hari. Email tersimpan di inbox Anda.
Q: Apakah pegawai bisa balas pengumuman?
Tidak — pengumuman bersifat satu arah. Gunakan fitur chat/help untuk komunikasi dua arah.