Cutoff, Prorata & Aturan Dasar Payroll
Admin Payroll · ⏱️ 5 menit
Mengatur kebijakan dasar payroll: tanggal cutoff, perhitungan prorata, pembulatan, dan aturan yang berlaku untuk seluruh proses penggajian.
Kebijakan Payroll adalah aturan dasar yang menentukan bagaimana gaji dihitung. Sekali di-setup di awal, semua proses payroll akan mengikuti aturan ini.
Buka: Payroll → Inti → Kebijakan Payroll (/org/payroll/policies)
Batas akhir periode penggajian. Contoh: cutoff tanggal 25 setiap bulan. Artinya:
Untuk pegawai yang tidak bekerja sebulan penuh (baru masuk, resign, atau cuti panjang):
| Metode | Rumus | Contoh |
|---|---|---|
| Hari Kerja | (Hari kerja / Total hari kerja) × Gaji | 10/22 × Rp 5.000.000 = Rp 2.272.727 |
| Hari Kalender | (Hari / 30) × Gaji | 15/30 × Rp 5.000.000 = Rp 2.500.000 |
Mode pembulatan hasil perhitungan gaji:
Pilih sumber data lembur: dari sistem absensi, input manual, atau integrasi pihak ketiga.
Atur besaran denda keterlambatan yang dipotong dari gaji.
Aturan kepatuhan yang berlaku, termasuk aturan kustom (compliance rules) yang bisa ditambahkan sesuai kebutuhan perusahaan.
| Field | Keterangan |
|---|---|
| cutoff_day | Tanggal cutoff periode (contoh: 25) |
| prorate_enabled | Aktifkan perhitungan prorata |
| prorate_method | Metode prorata: hari kerja / hari kalender |
| rounding_mode | Mode pembulatan: none, up, down, nearest_1, nearest_10, nearest_100, nearest_1000 |
| overtime_source | Sumber data lembur |
| late_penalty | Denda keterlambatan |
| effective_date | Tanggal berlaku kebijakan |
| is_active | Status aktif/non-aktif |
| compliance_profile | Profil kepatuhan yang digunakan |
| compliance_rules | Aturan kepatuhan kustom |