Daftar Tutorial

Tutorial Komponen Gaji & Potongan

AbsensiKu | absensipro.com

Tujuan

Mengelola komponen penghasilan (income) dan komponen potongan (deduction) yang menjadi blok bangunan perhitungan gaji.

1. Komponen Penghasilan (Income Components)

Komponen penghasilan adalah pendapatan yang diterima pegawai, seperti gaji pokok, tunjangan, dan bonus.

Buka: Payroll → Lanjutan → Komponen Penghasilan (/org/payroll/income-components)

Setup Komponen:

  1. Klik + Tambah Komponen
  2. Isi detail:
    • Kode — identifikasi unik (contoh: GAJI_POKOK)
    • Nama — nama komponen
    • Tipe: Tetap (fixed), Variabel (variable), atau Formula (formula)
    • Nilai — nominal default
    • Aktif — ya/tidak
    • Tanggal Berlaku — periode efektif
    • Catatan — opsional
  3. Klik Simpan
Catatan: Komponen penghasilan adalah master definisi, bukan assignment ke pegawai. Data gaji per pegawai (base_salary) diatur di halaman Kompensasi Pegawai.

2. Komponen Potongan (Deduction Components)

Komponen potongan mengurangi gaji bersih pegawai, seperti potongan BPJS, pinjaman, atau iuran khusus.

Buka: Payroll → Lanjutan → Komponen Potongan (/org/payroll/deduction-components)

Setup Potongan:

  1. Klik + Tambah Komponen Potongan
  2. Isi detail:
    • Kode — identifikasi unik
    • Nama — nama potongan
    • Tipe: Tetap (fixed), Variabel (variable), atau Cicilan (installment)
    • Nilai — nominal default
    • Aktif — ya/tidak
    • Tanggal Berlaku — periode efektif
  3. Klik Simpan
Catatan: Komponen potongan adalah definisi master — tidak otomatis terhubung ke data kepatuhan (PPh 21, BPJS). Potongan berdasarkan regulasi diatur di Master Kepatuhan.

3. Perbedaan Income vs Deduction

AspekKomponen PenghasilanKomponen Potongan
TipeFixed, Variable, FormulaFixed, Variable, Installment
Efek ke GajiMenambah gaji brutoMengurangi gaji bruto
ContohGaji pokok, tunjanganPinjaman, iuran khusus

4. Grade & Gaji

Hubungkan jenjang jabatan (job grade) dengan komponen gaji agar perhitungan otomatis sesuai level pegawai.

Langkah Setup Grade:

  1. Buka Payroll > Grade
  2. Klik + Tambah Grade
  3. Isi nama grade (mis: Grade I, Grade II, Grade III, ...)
  4. Tentukan rentang nominal per komponen:
GradeGaji PokokTunjangan TetapTotal MinimumTotal Maksimum
Grade IRp 3.000.000 – Rp 4.500.000Rp 500.000 – Rp 1.000.000Rp 3.500.000Rp 5.500.000
Grade IIRp 4.500.000 – Rp 6.500.000Rp 750.000 – Rp 1.500.000Rp 5.250.000Rp 8.000.000
Grade IIIRp 6.500.000 – Rp 9.000.000Rp 1.000.000 – Rp 2.000.000Rp 7.500.000Rp 11.000.000
Grade IVRp 9.000.000 – Rp 12.000.000Rp 1.500.000 – Rp 3.000.000Rp 10.500.000Rp 15.000.000
Grade VRp 12.000.000 – Rp 18.000.000Rp 2.000.000 – Rp 4.000.000Rp 14.000.000Rp 22.000.000

Assign Grade ke Pegawai:

  1. Buka Payroll > Grade atau Data Karyawan
  2. Pilih pegawai, atur Grade sesuai levelnya
  3. Komponen gaji akan menyesuaikan otomatis berdasarkan rentang grade
  4. Jika perlu nominal khusus, bisa di-override di halaman Payroll > Pendapatan
Saran: Buat grade berdasarkan struktur organisasi dan kemampuan finansial perusahaan. Grade yang rapi memudahkan distribusi gaji yang adil dan transparan.

Ringkasan Alur Kerja

  1. Setup Komponen Gaji di Payroll > Komponen Gaji — tentukan jenis, sifat, dan rumus
  2. Atur Pendapatan di Payroll > Pendapatan — assign komponen pendapatan ke pegawai
  3. Atur Potongan di Payroll > Potongan — aktifkan potongan tetap & tidak tetap sesuai kebutuhan
  4. Hubungkan Grade & Gaji di Payroll > Grade — tentukan rentang nominal per grade
  5. Run payroll: komponen akan terhitung otomatis sesuai data grade, absensi, dan pinjaman pegawai

Langkah Selanjutnya