Daftar Tutorial

Tutorial Struktur Organisasi, Job Grade & Jabatan

AbsensiKu | absensipro.com

Tujuan

Panduan mengatur struktur organisasi, job grade, position grade, deskripsi posisi, dan hierarki pelaporan HR.

1. Bagan Organisasi (Org Chart)

Fitur ini menampilkan struktur organisasi secara visual dalam bentuk diagram pohon. Anda dapat melihat hubungan antar unit, sub-unit, dan posisi di dalamnya.

Langkah-langkah:

  1. Buka menu HR > Organisasi > Bagan Organisasi
  2. Halaman menampilkan diagram pohon dari seluruh unit organisasi
  3. Gunakan filter OPD/Unit untuk menyaring tampilan berdasarkan organisasi perangkat daerah tertentu
  4. Klik pada node/bagan unit untuk melihat detail: nama unit, kepala unit, jumlah anggota
  5. Tombol Perbesar/Perkecil untuk menyesuaikan skala tampilan
Tip: Filter OPD sangat berguna untuk organisasi besar. Gunakan kolom pencarian untuk menemukan unit tertentu dengan cepat.

Yang bisa dilakukan:

2. Job Grade

Job Grade adalah level/tingkatan jabatan yang digunakan untuk menyetarakan posisi dan menentukan rentang gaji. Grade dibuat dari level terendah (1) hingga tertinggi (10+).

Membuat Job Grade Baru:

  1. Buka HR > Struktur > Job Grade
  2. Klik tombol Tambah Grade
  3. Isi:
    • Nama Grade — misalnya: "Grade 1", "Grade 2", atau "Staff", "Senior Manager"
    • Level — urutan numerik (1, 2, 3, ...)
    • Gaji Minimum — batas bawah rentang gaji
    • Gaji Maksimum — batas atas rentang gaji
  4. Klik Simpan

Tabel Ringkasan Grade Level:

LevelContoh Nama GradeRentang Gaji (Contoh)Kategori
1–2Grade 1–2 / Junior StaffRp 2.500.000 – Rp 4.500.000Entry Level
3–4Grade 3–4 / StaffRp 4.000.000 – Rp 7.000.000Middle Level
5–6Grade 5–6 / Senior StaffRp 6.500.000 – Rp 10.000.000Senior Level
7–8Grade 7–8 / Supervisor – ManagerRp 9.000.000 – Rp 15.000.000Managerial
9–10Grade 9–10 / Senior Manager – KepalaRp 14.000.000 – Rp 25.000.000Top Level
10+Grade 11+ / Direktur – Pejabat Tinggi> Rp 25.000.000Executive
Penting: Pastikan rentang gaji antar grade tidak tumpang tindih terlalu besar. Gunakan interval yang wajar agar sistem penggajian konsisten.

3. Position Grade

Position Grade menghubungkan setiap jabatan (position) dengan Job Grade yang sesuai. Ini menentukan kelas jabatan dan otomatis mengatur batas gaji untuk posisi tersebut.

Langkah-langkah:

  1. Buka HR > Struktur > Position Grade
  2. Pilih jabatan yang akan dikaitkan dengan grade
  3. Klik Edit pada baris jabatan
  4. Pilih Job Grade dari daftar yang tersedia
  5. Simpan — rentang gaji posisi otomatis mengikuti grade yang dipilih

Manfaat Position Grade:

Contoh: Jabatan "Kepala Seksi" di-grade ke level 7. Maka gaji Kepala Seksi akan berada di rentang Grade 7 (Rp 9–15 juta), sama dengan Kepala Seksi lain di OPD berbeda.

4. Deskripsi Posisi

Fitur untuk membuat dan mengelola deskripsi tugas (job description) per jabatan. Setiap posisi dapat memiliki detail berupa tujuan jabatan, tanggung jawab utama, dan kualifikasi.

Membuat Deskripsi Posisi:

  1. Buka HR > Struktur > Deskripsi Posisi
  2. Klik Tambah Baru atau pilih jabatan yang sudah ada
  3. Isi informasi berikut:
    • Tujuan Jabatan — deskripsi singkat mengapa posisi ini ada
    • Tanggung Jawab Utama — daftar tugas pokok (gunakan bullet points)
    • Kualifikasi — pendidikan, pengalaman, sertifikasi yang dibutuhkan
    • Kompetensi — skill teknis dan non-teknis yang diperlukan
  4. Klik Simpan

Mengelola yang sudah ada:

Catatan: Deskripsi posisi yang baik harus diperbarui secara berkala, minimal setahun sekali atau saat ada restrukturisasi organisasi.

5. Struktur HR (Hierarki Pelaporan)

Mengatur hubungan atasan-bawahan dalam organisasi. Struktur ini menentukan jalur persetujuan (approval), eskalasi, dan distribusi tugas.

Mengatur Hierarki:

  1. Buka HR > Organisasi > Struktur HR
  2. Tampilan akan memperlihatkan peta hubungan antar posisi
  3. Untuk menetapkan atasan:
    • Klik posisi bawahan, lalu pilih Atur Atasan
    • Cari dan pilih nama atasan dari daftar pegawai
    • Tentukan tipe hubungan: Atasan Langsung atau Atasan Fungsional
  4. Simpan perubahan

Tipe Hubungan:

TipeDeskripsiContoh
Atasan LangsungHubungan hierarki struktural dalam satu unitKepala Seksi → Kepala Bidang
Atasan FungsionalHubungan koordinasi lintas unit untuk fungsi tertentuAnalis Keuangan → Kepala Subbag Keuangan

Dampak Hierarki pada Sistem:

Tip: Pastikan setiap pegawai memiliki minimal satu atasan langsung. Pegawai tanpa atasan tidak akan bisa mengajukan cuti/izin karena tidak ada approval chain.

Ringkasan Menu

MenuFungsi
HR > Organisasi > Bagan OrganisasiMelihat struktur organisasi visual (org chart)
HR > Struktur > Job GradeMembuat dan mengelola level/grade jabatan
HR > Struktur > Position GradeMenghubungkan jabatan dengan grade tertentu
HR > Struktur > Deskripsi PosisiMembuat dan mengelola deskripsi tugas per jabatan
HR > Organisasi > Struktur HRMengatur hierarki atasan-bawahan

Langkah Selanjutnya